Hedge Funds Sumber Masalah?

2009 Februari 25
oleh ihedge

“Pertanyaan saya adalah apakah hedge funds itu baik untuk ekonomi suatu negara atau ekonomi dunia secara keseluruhan?

Saya melihat sisi positif dari keberadaan hedge funds adalah membantu meningkatkan efisiensi karena menghilangkan mispricing di pasar, disamping memperkaya investors dan fund managers-nya tentunya. Tp koq sepertinya ada hal2 negatif yg muncul dari keberadaannya, misalnya bubbles di real estates dan, kemungkinan, di komoditas. Mungkin bukan sepenuhnya salah hedge funds, tp nature-nya yg sangat spekulatif dan ditambah dengan leverage yg umumnya berlipat ganda, sepertinya hedge funds turut berperan menciptakan bubbles tersebut. Masalahnya dampak dari bubbles tersebut dirasakan oleh banyak orang.

Kembali ke pertanyaan saya, apakah keberadaan hedge funds membantu meningkatkan GDP (i.e. kemakmuran) suatu negara? Akankah lebih baik jika dana kelolaan yg sangat besar tersebut diinvestasikan ke real sectors sehingga bs membantu perekonomian?”

Hedge funds adalah salah satu bagian dari asset management industry yang terdiri dari mutual funds, private equity funds, hedge funds, dll. Hedge funds lebih aktif dalam mencari investment opportunities.

Asset management industry memiliki fungsi krusial dalam penyaluran dana publik ke investasi yang produktif melalui transaksi di pasar sekunder.

Aktivitas mereka memiliki peran penting dalam sistem pasar modal. Mereka memfasilitasi price discovery dan memberikan sinyal-sinyal pasar ke society yang sejalan dengan motif mereka yang profit oriented. Motif ini, tentu saja sama dengan motif semua industri di sistem ekonomi kapitalisme.

Dengan resources yang mereka miliki, mereka memiliki kapasitas untuk menggali informasi tentang keadaan pasar yang sesungguhnya. Asset yang busuk cepat atau lambat akan segera mereka temukan, dan harga akan segera turun dengan aktivitas fund2 ini.

Karena hedge fund termasuk fund yang paling aktif dan memiliki resources yang cukup baik, mereka biasanya yang bisa menggali info2 tersebut dan act accordingly.

Karena aktivitas mereka ini, hedge funds sering dikambinghitamkan sebagai penyebab krisis. Sumber dari krisis bukanlah hedge fund. Masalahnya sudah ada karena mis-management ataupun karena over-investment di suatu sector.

Fund2 ini berperan dalam menggali informasi tentang ketidak optimalan alokasi modal tersebut. Dengan adanya rebalancing dari aset prices  yang mungkin dimulai dari fund2 ini, necessary adjustment di pasar bakal akan segera dimulai. Bayangkan saja, bahwa hal itu sebagai pil pahit yang perlu ditelan supaya kita bisa segara sehat lagi.

Jadi, sebagai industri, hedge funds memiliki peran yang bermanfaat bagi ekonomi secara keseluruhan, over time.

Tentu saja, ada jeruk busuk dalam industri hedge fund, sebagaimana ada di industri lainnya. Misalnya kasus Madoff kemaren. Tapi saya bisa tunjukkan bahwa mayoritas hedge funds yang benar2 menjalankan fungsinya dengan jujur (bukan mengelabui nasabah).

Bubbles bukan karena hedge fund. Bubbles sudah ada sejak paling tidak ratusan tahun yang lalu. Bubbles timbul ketika publik mulai berpikir bahwa melipatgandakan uang adalah mudah di pasar modal ataupun pasat aset lainnya. Dan mereka memasukkan sebagian besar savingsnya ke aset2 tersebut. Hedge fund sendiri baru muncul beberapa dekade yang lalu.

“tp nature-nya yg sangat spekulatif dan ditambah dengan leverage yg umumnya berlipat ganda, sepertinya hedge funds turut berperan menciptakan bubbles tersebut”

  • Nature hedge fund tidak selalu spekulatif. Komunitas hedge funds sangat heterogen, dari mereka yang mencari directional bets (seperti global macro funds) maka spekulatif sampai yang mencari dan menghilangkan mispricings (seperti arbitrage funds) maka tidak spekulatif. Saya rasa hedge funds yang spekulatif tidak lebih besar daripada yang tidak spekulatif.
  • Tidak semua hedge funds menerapkan leverage. Yang sering kita lihat di media adalah hedge funds yang leverage-nya besar dan salah sehingga mesti gulung tikar dan masuk koran.

Disclaimer: penulis bekerja di sebuah hedge fund.

Menilik Mekanisme Krisis Keuangan

2009 Februari 24
oleh ihedge

Dalam kondisi krisis keuangan, kredit, dan ekonomi yang sedang melanda dunia saat ini, ada baiknya kita melihat kembali sebab dan mekanisme timbulnya krisis keuangan yang sudah berulang-ulang melanda berbagai ekonomi dunia.

Artikel-artikel lain dalam tag KRISIS di blog ini sudah mencoba melihat krisis di US dari berbagai segi: mulai dari pembahasan subprime mortgage default, sampai dengan pembahasan mengenai sistem finansial dunia sebagai suatu sistem kompleks yand adaptive. Kali ini, saya mencoba melihatnya dari segi potensi ketidakstabilan sistem keuangan karena terhambatnya peran institusi keuangan sebagai penengah (intermediary) antara pihak yang berlebihan modal dan pihak yang memiliki kesempatan investasi yang baik dari kacamata ekonomi.

Krisis ini terjadi bukan hanya di negara-negara berkembang tetapi juga di negara-negara yang secara ekonomi lebih maju. Sebut saja krisis ekonomi dan perbankan Asia mulai tahun 1997,  krisis savings and loans (simpan pinjam) di Amerika Serikat tahun 1980s, krisis finansial di Chili mulai tahun 1982, di Meksiko tahun 1994, dan Argentina tahun 1999, krisis perbankan di Islandia 2008, krisis ekonomi AS di awal tahun 1930an, krisis keuangan di Inggris tahun 1992, Jepang tahun 1989, dll.

Pertanyaannya, apakah benang merah yang dimiliki dari semua krisis di atas? Dan bagaimana prosesnya?

read more…

Finale dari Victor Niederhoffer

2009 Februari 22
oleh ihedge

Tulisan di bawah ini adalah dari Victor Niederhoffer, dalam bukunya yang sangat saya rekomendasikan: “The education of a speculator”. Mari kita renungkan dalam-dalam.

Take account of ecology. Where does the other side live? What does he eat? Does he respond best to slow or fast lures? Always consider the rhythms. Try to synchronize your activities with how fast or slow the currents are moving.

Everything is hooked together. To get good results, pay attention to language, science, economics, literature, religion, and art. Remember Hamlet, “A man may fish with the worm that hath eat of a king and eat of the fish that hath fed of that worm.

If you must know how good you are, enter a contest or tournament, but remember that completely different techniques are appropriate here from those that win in the normal day-to-day fray. The winner of a contest has nothing to lose and therefore takes much more risk than would be appropriate for you of I even to consider in the usual course of events.

read more…

Limited by Imagination

2008 Desember 22
oleh ihedge

“PS: As you persist on your pursuit of excellence, I believe your achievement[s] is only limited by imagination.”

Kalimat di atas akan saya ingat untuk waktu yang lamaaa..

Bagimu, apa itu pasar? Dan Implikasinya

2008 Oktober 24
oleh ihedge

Mentor saya suatu saat bertanya “what is the market to you?”, “bagimu, apa itu pasar?”. Sebagai gambaran, sang mentor merupakan seorang manajer hedge fund yang cukup sukses. Paling tidak fund yang dikelolanya masih bisa menghasilkan double digit returns after fees selama 10 bulan terakhir ini di mana banyak funds lain yang ambruk maupun rugi besar. Tahun-tahun sebelumnya returns after fees juga double digit cukup tinggi tanpa satupun negative month sampai saat ini.

Saya menjawab dengan polosnya, “suatu tempat di mana calon penjual dan pembeli berkumpul dan di mana tawar menawar terjadi”. Saat itu, saya melihat pasar dari segi fisiknya. Satu-satu dia tanyakan hal yang sama pada anak buahnya.

Mengapa dia menanyakan hal yang seolah-olah sangat simpel seperti itu? “How you view the market determines how you react to the market”, begitu dia menjelaskan. “Some people think that the market is a beast to beat. Some people think the market is your friend in which you need to be in harmony with. Some people think the market is a random generator. Some people think the market is like a casino to play for fun.”

read more…

Dinamika Pasar, Krisis, Keputusan BI Menaikkan Suku Bunga

2008 Oktober 9
oleh ihedge

Ketika bank-bank sentral dunia bersama-sama menurunkan tingkat suku bunga, BI malah menaikkan suku bunga. Mengapa?

Mungkin BI punya 3 tujuan:

 

  • Mempertahankan rupiah,
  • Memberikan sinyal ke pelaku pasar bahwa kondisi Indonesia tidak seperti kondisi negara2 lain yang terimbas krisis keuangan, krisis kredit dan krisis kepercayaan sehingga Indonesia tidak perlu ikut menurunkan suku bunga,
  • Mengurangi laju inflasi.. (penjelasan standar)

Dalam kondisi normal, Bank Sentral menggunakan instrumen suku bunga untuk menstabilkan harga (menahan laju inflasi). Menaikkan suku bunga secara tidak langsung akan mengurangi jumlah uang yang beredar di pasar melalui dua mekanisme: memberikan insentif kepada orang untuk menabung dan mengurangi permintaan orang untuk mengambil kredit. Karena jumlah uang yang beredar berkurang, otomatis “nilai uang” bertambah sehingga “nilai barang” secara relatif menurun, dan harga barang2 pun menurun… sehingga laju inflasi bisa ditahan. Demikian juga sebaliknya dengan penurunan suku bunga.

Kira2 teori ekonominya seperti itu.. 

Tapi pasar finansial jauuuh lebih kompleks dari itu.. Indonesia tidak berdiri sendiri. Indonesia tidak menutup laju keluar masuknya modal dari dan ke luar negeri. Oleh karena itu, Indonesia merupakan satu titik dari jejaring pasar kapitalisme global. 

Hedge Funds & Ekonomi

2008 April 11
oleh ihedge

Saya ingin bertanya mengenai hedge funds karena masih awam tentang hal ini. Pertanyaan saya adalah apakah hedge funds itu baik untuk ekonomi suatu negara atau ekonomi dunia secara keseluruhan? Saya melihat sisi positif dari keberadaan hedge funds adalah membantu meningkatkan efisiensi karena menghilangkan mispricing di pasar, disamping memperkaya investors dan fund managers-nya tentunya. Tp koq sepertinya ada hal2 negatif yg muncul dari keberadaannya, misalnya bubbles di real estates dan, kemungkinan, di komoditas. Mungkin bukan sepenuhnya salah hedge funds, tp nature-nya yg sangat spekulatif dan ditambah dengan leverage yg umumnya berlipat ganda, sepertinya hedge funds turut berperan menciptakan bubbles tersebut. Masalahnya dampak dari bubbles tersebut dirasakan oleh banyak orang. Kembali ke pertanyaan saya, apakah keberadaan hedge funds membantu meningkatkan GDP (i.e. kemakmuran) suatu negara? Akankah lebih baik jika dana kelolaan yg sangat besar tersebut diinvestasikan ke real sectors sehingga bs membantu perekonomian? Mas Natsir

Beberapa fakta yang perlu saya luruskan dulu:

  • Nature hedge fund tidak selalu spekulatif. Komunitas hedge funds sangat heterogen, dari mereka yang mencari directional bets (seperti global macro funds) maka spekulatif sampai yang mencari dan menghilangkan mispricings (seperti arbitrage funds) maka tidak spekulatif. Saya rasa hedge funds yang spekulatif tidak lebih besar daripada yang tidak spekulatif.
  • Tidak semua hedge funds menerapkan leverage. Yang sering kita lihat di media adalah hedge funds yang leverage-nya besar dan salah sehingga mesti gulung tikar dan masuk koran.
  • Dana yang dikelola hedge funds secara keseluruhan jauuh lebih kecil dibanding dana yang dikelola institusi keuangan lainnya seperti dana pensiunan, dana asuransi, reksadana, ataupun dana investasi nasional (sovereign wealth fund).

read more…

Peta Pasar Saham

2008 April 11
oleh ihedge

Apakah dana mengalir keluar ataupun masuk pasar saham? Ke sektor mana dan dari sektor manakah dana mengalir di dalam pasar saham? Dua pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang sebagian dari kita ingin tahu jawabannya.

Tentu tidak mudah menjawab kedua pertanyaan di atas. Kebanyakan dari kita hanya melihat perubahan nilai berbagai indeks seperti DJIA, SP500, Nasdaq Composite, IHSG, dll. Kita perlu tahu lebih detail dari itu. Berbagai indeks tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh sedikit saham berkapitalisasi besar seperti Exxon Mobil dan General Electric di SP500 ataupun PT Telkom di pasar IHSG.

Ketika dana keluar/masuk ke pasar saham, belum tentu dana itu akan mengalir dari/ke saham-saham berkapitalisasi besar untuk membuat efeknya ke indeks terasa. Pada prinsipnya, semakin banyak saham-saham yang tergerak, semakin meyakinkan pula pergerakan dana keluar/masuk pasar saham.

Ketika dana mengalir dari beberapa sektor ke sektor-sektor lainnya, terkadang hal itu tidak bisa dilihat dari berbagai indeks yang saya sebutkan tadi. Salah satu cara untuk melihatnya adalah dengan membandingkan berbagai indeks sektor seperti di sini.

Ada teknik lain untuk mendapatkan ide dalam rangka menjawab kedua pertanyaan di atas: melihat peta saham. Finviz memberikan salah satu implementasi peta saham secara cuma-cuma.

Peta di atas menunjukkan keadaan pasar saham AS per 11 April selama satu pekan terakhir. Anda bisa mengganti durasi pengamatan dari 1 hari, 1 pekan, 1 bulan, sampai 1 tahun.

Dengan melihat peta ini, secara sekilas kita bisa dengan cepat melihat apa yang sedang terjadi terhadap pasar saham secara keseluruhan.

Khusus untuk peta saat ini, terlihat bahwa sektor basic materials adalah sektor paling kuat selama 1 pekan terakhir. Untuk sektor-sektor yang lain, pasar masih lemah walaupun sebagian saham yang kuat di sektor-sektor tersebut sudah mulai menunjukkan dirinya seperti terlihat dari warna hijau yang muncul secara sporadik di berbagai tempat.

Berikut adalah peta pergerakan 1 hari ini sampai dengan pukul 2:30 siang. Perhatikan lautan merah hari ini.

Peta saham hanya memberikan ide untuk menjawab kedua pertanyaan di atas. Memiliki ide masih lebih bagus daripada tidak tahu sama sekali, apalagi gratis!

Semoga bermanfaat.

Sumber Bacaan

2008 Maret 13
oleh ihedge

Apa yang Anda baca secara rutin?

Saat ini, munculnya feed readers semacam Google Reader dsb memudahkan kita untuk mengikuti tulisan-tulisan dari berbagai sumber yang menarik bagi kita. Saya sendiri subscribe kepada beberapa penulis di bawah ini:

Dr. Steenbarger adalah seorang profesor psikologi yang juga seorang trader. Bila Anda pernah mengunjungi blognya, Anda akan tahu betapa produktif dia dalam menulis.

Dr. Steenbarger sering mengupas strategi dia dalam trading, membahas psikologi trading, melakukan backtesting terhadap suatu fenomena yang dia lihat walaupun evaluasinya masih kurang dalam, dan melaporkan bacaan dia tentang kondisi pasar yang berlaku. Sesekali, Dr. Steenbarger akan menyuguhkan berbagai artikel menarik yang ditulis orang lain.

Kunjungilah blog dia.

Veryan Allen mungkin bekerja pada suatu institusi yang mencari berbagai manajer hedge fund. Allen lebih jarang menulis. Mungkin 1 minggu sekali. Tapi, setiap tulisannya selalu dalam dan mengena.

Bagi Anda yang bekerja dalam area fund management, saya rasa perspektif yang dia bawa cukup bermanfaat.

Saya baru saja tahu tentang blog ini. Ray Barros menggunakan teknis visual dalam trading-nya. Sepengetahuan saya, dia melihat pasar dari segi waves dari berbagai time frame (dari jangka per menit sampai bertahun-tahun).

Saya melihat blog ini sekilas untuk melihat berbagai data yang kadang-kadang cukup menarik. Akan tetapi, ulasannya kurang mendalam.

Apa yang Anda baca?

Kemana Tempe dan Tahu?

2008 Januari 15
oleh ihedge

Baru saja membaca berita di Jakarta Post bahwa tempe dan tahu menghilang dari hidangan kota Jakarta. Sebagai orang Indonesia, saya termasuk penggemar tempe. Tanpa tempe paling tidak seminggu sekali, rasanya makan ada yang kurang.

Membaca artikel itu, saya langsung teringat bahwa harga soya bean (kedelai) terus menjulang tinggi sejak oktober tahun 2007. Hal ini bisa dilihat dari grafik di bawah ini.

Sebagian besar kedelai Indonesia di impor dari luar negeri. Pemerintah Indonesia tidak punya kontrol terhadap harga kedelai dunia.

Walaupun berkurangnya tempe cukup disayangkan, kita tidak bisa menyalahkan pemerintah atas fenomena ini, paling tidak dalam jangka pendek. Sudah bagus pemerintah menghilangkan import duty buat kedelai.

Dalam jangka panjang, solusi buat Indonesia adalah untuk menanam lebih banyak kedelai.

Permintaan Emas dari ETF.

2008 Januari 8
oleh ihedge

Ada ulasan singkat menarik dari Bespoke yang mengutip artikel dari Wallstreet Jurnal: ETF FeverETFs Stoke Investors’ Gold Fever yang mengungkapkan bahwa permintaan emas dari investors melalui Exchange Traded Funds (ETF) adalah sangat tinggi.

ETF adalah semacam reksadana yang diperdagangkan secara aktif di bursa pasar modal. Di Indonesia, setahu saya reksadana belum bisa diperdagangkan di bursa pasar modal.

Kepemilikan ETF atas logam mulia ini bahkan lebih tinggi dari emas yang dimiliki Bank Sentral China ataupun Bank Sentral Eropa. Hanya 7 negara yang memegang emas lebih besar dari ETF: AS, Jerman, Prancis, Italia, Swiss, Jepang, dan Belanda. Di lain pihak, permintaan emas dari industri berkurang.

NB: Gambar diambil dari Bespoke Investment Group.

Perhatikan bahwa sejak adanya Gold ETF, harga emas terus menjulang naik. Tapi BUKAN berarti bahwa adanya Gold ETF ADALAH penyebab naiknya harga emas. Mungkin ada sebab lain yang kita tidak tahu. Dan mungkin tidak perlu tahu.

Apakah kenaikan harga emas ini akan segera berhenti? Saya masih cenderung percaya bahwa saat itu belum akan datang. Tapi, ketika saat itu datang (di mana tidak ada orang yang bisa memprediksi kelakuan investor – trader – spekulator secara kolektif), maka koreksinya akan sangat tajam dan cepat.

Tetap pasang mata. For now, just join the party.

Berkarir di KAP atau di investment banking, atau di private banking, atau Hedge fund

2007 Desember 30
oleh ihedge

Saya dapat komentar seperti di bawah ini:

Saya mahasiswa akuntansi di Universitas Surabaya semester 5 & sedang mengikuti RFP-I/CFP preparation program.

Saya kepingin berkarir di KAP (big 4 tentunya) atau di investment banking (sbg analyst), atau di private banking (sbg wealth manager), atau bahkan di hedge fund tapi lebih detail lagi saya lebih condong ke investment/private banking. Jadi, sekarang saya lagi banyak2 cari informasi tentang profesi2 tersebut.

Saya juga kepingin banget berkarir di luar negri (yg deket2 aja spt s’pore). Memang prestasi akademis saya tidak terlalu bagus (GPA <3) & saya tidak punya cukup dana untuk kuliah di LN tapi saya punya kemauan kuat untuk belajar. Apakah hal ini bisa menjadi modal buat saya ?

Menurut mas, jalan apa yang harus saya tempuh untuk bisa mencapai cita2 tersebut ? Mohon bantuan & sarannya mas…

Terima kasih…

Daxon

Dilihat dari yang ditulis, sepertinya yang bersangkutan cukup bersemangat untuk bekerja di ke 4 profesi di atas (bekerja di KAP, analis di investment banking, private banking, ataupun di hedge fund). Oleh karena itu komentar ini saya jadikan artikel. Siapa tahu ada yang bisa berbagai masukan baginya.
read more…

Seasonal Effect pasar Saham

2007 Desember 30
oleh ihedge

Beberapa hari terakhir ini saya baru membaca buku “Price Trends & Investment Probabilities” karya Thomas Dussault. Buku ditulis berdasarkan pengalamannya sebagai broker & trader selama puluhan tahun. Bukunya lumayan kaya informasi, tetapi tidak tertulis dengan baik. Selain itu, banyak klaim yang dia buat tanpa didukung oleh hasil riset yang ditulis di dalam buku.

Dari berbagai informasi yang dibeberkan, ada 3 halaman yang membahas tentang efek kalendar. Untuk pasar saham di AS, menurutnya, disinyalir terdeteksi efek kalendar sebagai berikut beserta “teori”-nya:

  • Pukul 3pm – 4pm.

Efek: Jika suatu saham kuat selama sesi awal hari itu sampai dengan 3pm, maka selanjutnya dari 3pm sampai dengan 4pm (pasar tutup) saham itu akan semakin kuat. Demikian juga sebaliknya, jika suatu saham lemah selama sesi awal hari itu sampai dengan 3pm, maka selanjutnya dari 3pm sampai dengan 4pm (pasar tutup) saham itu akan semakin lemah.

Teori: Pemain profesional mengutak atik posisi dan strateginya sebagai persiapan untuk hari selanjutnya.

read more…

Selamat Datang Bursa Efek Indonesia

2007 Desember 6
oleh ihedge

Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya telah bergabung menjadi Bursa Efek Indonesia. Selamat semoga sukses bersaing dengan berbagai bursa efek di kawasan Asia Tenggara dan dunia.

Langkah awal yang bagus. Semoga perdagangan obligasi menjadi lebih transparan setelah merger ini.

Pengaruh Naiknya Volatilitas Terhadap the Greeks.

2007 Desember 6
oleh ihedge

Postingan ini adalah respons dari pertanyaan seorang teman. Akhirnya setelah absen ngeblog beberapa minggu, terpanggil untuk kembali juga.

The Greeks adalah berbagai ukuran sensitivitas nilai kontrak opsi bila beberapa faktor berubah. Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel saya tentang the Greeks: “The Greeks: Yang mempengaruhi nilai Options”.

Apa yang terjadi terhadap the Greeks pada European Call Options (Kontrak Opsi Call Model Eropa) jika tingkat volatilitas meningkat seperti akhir-akhir ini? Tiada jawaban yang lebih mudah diterima kecuali melihat ilustrasi di bawah ini:

1. Bila Kontrak Opsi dilandaskan pada aset yang tidak berdividen (tidak menghasilkan) dalam masa hidup kontrak Opsi.

read more…