Skeptical Empiricist

Yang Perlu Direnungi [1]

Mei 9, 2007 · 3 Komentar

Orang bilang sulit mencari informasi.

Lebih sulit memahami arti informasi yang sudah kita dapatkan.

Lebih sulit lagi mencari tahu informasi apa yang kita butuhkan.

Kategori: TANYA KEMBALI

3 tanggapan so far ↓

  • perdana12 // Mei 16, 2007 pada 8:28 am

    Ha. . ha.. jadi ingat Grossman paradox. Market bergerak krn informasi (historical, public dan private). Harga ekuitas sdh mencerminkan semua informasi. Bagaimana kl tidak ada yg mencari informasi lagi?

  • Bahar // Mei 16, 2007 pada 9:06 am

    Harga ekuitas sdh mencerminkan semua informasi.

    Ini yang masih bisa diperdebatkan. Belum tentu harga mencerminkan semua informasi yang ada (efisien). Walaupun semua pemain telah memiliki informasi yang ada, belum tentu interpretasi mereka ke setiap informasi itu akan tetap sama. Belum lagi, beberapa pemain masuk dan beberapa pemain keluar. Jadi, walaupun semua informasi diketahui semua pemain, belum tentu harga akan tetap sama.

    Bagaimana kl tidak ada yg mencari informasi lagi?

    Pasarnya bubar pak Perdana.. hehehe… just kidding. “Bahwa tidak ada yang mencari informasi” sendiri itu sebuah informasi toh buat pemain?

  • azrael // Desember 26, 2007 pada 3:34 am

    Orang terbagi 4 kuadran:

    1. Orang yang TAHU kalau dirinya TAHU.
    2. Orang yang TAHU kalau dirinya TIDAK TAHU.
    3. Orang yang TIDAK TAHU kalau dirinya TAHU.
    4. Orang yang TIDAK TAHU kalau dirinya TIDAK TAHU.

    “Lebih sulit lagi mencari tahu informasi apa yang kita butuhkan”, itu adalah orang pada kuadran ke-2 yang berusaha mencari pencerahan untuk menuju kuadran ke-1.

    Mayoritas bangsa kita masih berada pada kuadran paling primitif (ke-4) yang cenderung jalan di tempat dan tidak akan pernah berubah, menyedihkan.

Tinggalkan Komentar