Financial Engineering – Apaan tuh?

Kita tentu pernah mendengar istilah Electrical Engineering (Teknik Elektro), Mechanical Engineering (Teknik Mesin), dll. Tapi pernahkah Anda dengar Financial Engineering? Terdengar aneh yah? Financial Engineering == Teknik Keuangan? Tambah alien lagi. Saya juga tidak tahu apa istilah Bahasa Indonesia yang cocok.

Teknik mesin berhubungan dengan aplikasi teori mekanik yang dibangun oleh Newton, termodinamika, dan teori fisika yang lain. Dari situ, kita belajar membuat sepeda, dll. Teknik elektro berhubungan dengan aplikasi teori elektromagnetik. Dari situ kita belajar memanipulasi arus listrik, dll. Lalu Financial Engineering berhubungan dengan apa? Teori apa yang diaplikasikan?

Ternyata, teori-teori di bidang keuangan masih jauh tertinggal ke-valid-annya dibanding teori-teori fisika seperti yang disebut di atas. Akan tetapi, beberapa dekade terakhir, teori-teori di dunia finansial berkembang lumayan pesat. Salah satu pencapaian signifikan teori finansial adalah ditemukannya prinsip dynamic hedging yang memungkinkan kita untuk menghitung nilai wajar suatu kontrak opsi. Ekstensi dari teori ini memungkinkan kita untuk menghitung nilai produk-produk derivatif lainnya. Muncul juga portfolio theory yang dimulai oleh Markowitz. Ia menunjukkan bagaimana kita bisa menentukan berapa yang % harus ditaruh di tiap aset untuk membentuk portfolio yang optimal atau efisien. Kemunculan teknologi komputer semakin memicu perkembangan teori finansial dengan memungkinkann kita bersimulasi dalam waktu yang singkat. Muncullah teknik-teknik simulasi semacan Monte Carlo dan Bootstrapping.

Bagi saya (karena expert pun masih simpang siur tentang definisinya) , Financial Engineering adalah disiplin ilmu yang berusaha memanfaatkan perkembangan mutakhir teori-teori keuangan (yang sebagian telah disebut di atas) untuk menciptakan produk-produk finansial yang bisa menangani kebutuhan-kebutuhan finansial yang semakin kompleks.

Apa produk akhir dari financial engineering? Produk akhirnya adalah kontrak-kontrak derivatif yang sebagian telah dibahas di blog ini. Sebagai contoh: sudah ditunjukkan bagaimana cross currency swap bisa mengatasi keinginan suatu perusahaan untuk mengubah obligasinya dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Selain memberi solusi, financial engineering juga menunjukkan nilai wajar dari solusi tersebut. Kenapa ini penting? Karena informasi tentang nilai wajar suatu kontrak memungkinkan berbagai pihak untuk saling menawarkan harga yang kompetitif sehingga pasar bisa berkembang. Bayangkan kita menjual suatu barang yang kita tidak tahu berapa nilainya! Sang calon pembeli akan menilai jauh di bawah nilai wajarnya, sementara sang calon penjual akan menilai jauh di atasnya. Akibatnya transaksi akan jarang terjadi. Kalau keduanya sama-sama tahu nilai wajarnya, nggak perlu banyak negosiasi kan!

Di mana tempat belajar Financial Engineering?

Sambil promosi almamater nih, di Asia bisa belajar di Nanyang Business School, Singapura. Di Amerika Serikat, bisa di Tepper Business School – Carnegie Mellon University (universitas pertama di dunia yang menawarkan program ini) . Atau bisa liat di sini.

Bidang studi apa yang perlu kuat?

  1. Matematika & Statistik.
  2. Computing.
  3. Dasar-dasar ilmu keuangan.

Kalau belum kuat di ke-3 nya, tidak begitu masalah.

Setelah itu bekerja di mana?

Tergantung seberapa bagus Anda setelah lulus, minat, dan keberuntungan. Banyak temen-temen yang bekerja:

  • di Investment Banking
  • di Mutual Funds
  • di Hedge Funds
  • di IT solutions buat Financial Institutions
  • di Trading desks of Oil Companies
  • di bagian Risks Managements, dll.
About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di FIN ENGGR. Tandai permalink.

57 Balasan ke Financial Engineering – Apaan tuh?

  1. Andi berkata:

    Berapa biaya kuliah yang di Singapura Mas? Ada beasiswa nggak?

    Makasih sebelumnya.

  2. jasjus berkata:

    bung bahar, boleh kasi fair assesment perbandingan MFE NUS sama NTU ga? Btw, baru aja harga MFE yg NUS naek dr 15000 ke 21000, pdhl yg diajarin sama2 aja, pas gw tanya, jawabannya “karena harga2 market buat MFE naek, jd kita ikut2an naek”.

  3. Bahar berkata:

    @Andi: silakan di cek di websitenya saja. Biaya kuliah berganti dan cenderung naik tiap tahun. Terakhir biaya kuliahnya S$ 25.000 per tahun.

    Beasiswa ada, tapi untuk program ini jarang sekali yang mendapatkannya karena beasiswanya juga untuk program-program studi lain. Kalau dibandingkan, mungkin membiayai 1 orang di program ini bisa membiayai beberapa orang di program lain. Tapi boleh dicoba. More info di sini.

    @Jasjus: by default, saya gak dalam posisi yang bisa memberikan fair assesment karena gak begitu tahu dengan program yang di offer sama NUS dan lulusan program yg di offer NTU. Cenderung bias in favour of NTU’s program. :)

    Ada teman yang ingin masuk ke program di NTU dulu, kalau gagal baru coba yang di NUS. Dari segi biaya kuliah, NUS’ is cheaper. Cheaper = lower quality? Itulah persepsi kebanyakan orang. Karena gak ingin terkesan murah, makanya NUS naikin biaya kuliah jadi S$20.000 kali.

    FYI, program di NUS part-time, sedangkan program di NTU bisa full time.

  4. edratna berkata:

    Financial engineering adalah istilah yang banyak digunakan jika akan melakukan restrukturisasi perusahaan. Orang yang berada dibidang ini memang harus menguasai ilmu yang disebutkan Bahar, karena hampir semuanya hitung-hitungan, dengan berbagai skenario.

    Dengan ilmu ini, kita bisa menilai, dan mengalisis suatu perusahaan, dia berada diposisi mana, apakah masih bisa turn around, mampu diselamatkan dan going concern kembali, berapa biayanya…dan bila Bank ikut berperanan (karena debiturnya), apakah biaya restrukturisasi tadi seimbang dengan hasilnya…misal: jika NPV lebih besar daripada nilai likuidasi…maka restrukturisasi dapat dipertimbangkan. Memang tak semudah cerita ini, dalam praktek, bisa berkali-kali meeting, mencari data pembanding, yang kadang memakan waktu lebih dari satu tahun.

    Ini salah satu contoh penggunaan financial engineering di dunia nyata, untuk memperbaiki sektor mikro. Namun hasil yang diperoleh menakjubkan, dengan catatan semua pihak yang terkait/berhubungan harus benar-benar memahami tujuannya, dan bergerak kesana.

  5. arul berkata:

    kayaknya hampir sama dengan Teknik Industri (ada perhitungan keuangan)
    trus sama dengan materi kuliahku,…
    tekno ekonomi (economical engineering)

    • Bigbang berkata:

      teknik industri itu ilmu bencong, alis comot sana comot sini sikit2, akibatnya lulusannya banyak tahu, tapi sikit ngerti. sedangkan financial engineering itu disiplin ilmu yang jauh lebih advanced dari bagian keuangan yang dipelajari di teknik industri.
      Walau pahit, memang itulah kenyataannya.
      Saya juga teknik industri :P

      • Eltina berkata:

        parah Anda. teknik industri itu bukan bencong, tetapi generalis. kita selalu melihat sesuatu secara holistik, makanya perlu berbagai sudut pandang. Teknik industri sendiri ada spesialisasi seperti operation research, ergonomi, dll.

  6. jasjus2 berkata:

    bung bahar boleh minta pendapatnya juga buat professional certification yg lain seperti CFA (Chartered Financial Analyst), FRM (Financial Risk Manager), PRM (Professional Risk Manager). kira2 seberapa jauh manfaatnya, n kalo saya dari background bukan finance, how much those certs will hep me in getting a finance job?
    Terima kasih yg sangat buanyak.

  7. Bahar berkata:

    lebih baik punya dari pada nggak punya.

    tapi sertifikat-sertifikat itu lebih sebagai alat bantu supaya pintunya tidak begitu tertutup. kemungkinan dipanggil interview kalau memiliki sertifikat yang relevan, saya rasa lebih tinggi. setelah dipanggil interview, tentu semua tergantung Anda.

    kalau buat hedge funds, sertifikat yang lebih relevan adalah CAIA (Chartered Alternative Investment Analyst)

  8. gre berkata:

    Financial Engineering a.k.a Computational Finance, further reading at http://en.wikipedia.org/wiki/Computational_finance. Anyway, ada gak orang Indo yang kerja di Goldman Sachs?

  9. Tri Basoeki Soelisvichyanto berkata:

    FYI… Financial Engineering adalah related dengan Sectoral Setting. ini juga terkait dengan word yang namanya “heritage”. just FYI lah ya….

  10. reksa berkata:

    Ada saran gak buku yang bagus ttg financial engineering untuk pemula seperti saya….

  11. RVer berkata:

    orang indo kerja di Goldie ada donk….hot shot trader distressed bonds… kalau ngga salah based di tokyo japan…

    kalau ngga salah ada juga alumnus goldie yang sekarang masih buron..beliau juga bekas dirut salah perusahaan sekuritas wahid di indonesia…denger2 sih di sempet jadi the youngest VP di goldie at 25 year old

    buku manteb untuk financial engineering kalau gw bilang dari john hull, option, futures and other derivatives.

    get it at gramedia plaza semanggi around idr250 thou, compared to kinokuniya plaza senayan, which has a price tag over 1 mio.. funny..the same book cud cost much higher..arby nih…

  12. ihedge berkata:

    oh yea, textbook gw waktu kuliah juga John Hull tuh. Buat pemula, coverage-nya cukup bagus.

    nah… kok bisa beda jauh gitu yaah… ckckck… padahal sebuah buku, barang yang gak ada ungsur gengsi-nya.

  13. Tri Basoeki Soelisvichyanto berkata:

    kumpulin duit (minjem?), kasih bunga menarik.

    duit tadi di puter di luar negeri dengan bunga yang lebih menarik.

    selisih bunganya, di ambil deh….

    get money without money…

    betullll???

  14. Nazaruddin berkata:

    Salam,
    Saya sedang mencari banyak informasi tentang FE, sekarang saya sedang membaca bukunya Emauel Derman. Background saya S1-Akuntansi dan sekarang bekerja sebagai Procurement Officer. Setelah membaca informasi dari setiap Univ. yang menawarkan MFE, mereka menyaratkan pengalaman min. 2 tahun.
    Sulit tidak bagi saya untuk mengambil MFE? karena pengalaman kerja saya jauh dari dunia perbankan dan sekuritas. Mohon masukan. Terima kasih

    • Bigbang berkata:

      akan sangaaaaaaat sulit untuk melompat dari akuntansi ke financial engineering, karena di fe perlu penguasaan matematika dan komputasi yang advanced, kalo di akuntansi kan matematikanya cuma tambah, kurang, kali, bagi.
      kecuali anda memang anak ipa dulunyaaa
      tapi ada kelas persiapan mate, komp, sama keuangan koq

  15. ihedge berkata:

    @Tri: bisa gitu di Indonesia? Bunga di Indonesia termasuk relatif sangat tinggi. Sedang bunga di negara dengan ekonomi lebih stabil biasanya bunganya lebih rendah..

    Selain itu, selalu ada resiko pergerakan kurs mata uang.

    Sebenarnya kamu lagi ngomongin tentang carry trade, tapi kebalik. Biasanya pinjem di Jepang, beli aset di Indonesia.. .atau Australia, etc. Dapet selisih bunga. Tapi, kalau tiba2 Yen menguat, keuntungannya bisa langsung tergerus.

    @Nazaruddin: Sebenarnya persyaratan tentang pengalaman kerja itu fleksibel kok. Dulu waktu ngambil MFE, saya baru saja lulus S1.

    Kalau mau ngambil MFE, sebaiknya kamu cukup kuat di bidang matematika, computing, dan sedikit tentang finance. Tapi semuanya bisa dikejar asal mau kerja keras. So, kalau masih semangat, jangan takut untuk coba.

  16. Nazaruddin berkata:

    Terima kasih Bang.

  17. Indra berkata:

    Salam,

    Antara MFE NTU dan Computational Finance di Nottingham U, yang propek kerjanya lebih bagus yang mana ya?

  18. Daxon berkata:

    Salam kenal mas Bahar….

    Saya mahasiswa akuntansi di Universitas Surabaya semester 5 & sedang mengikuti RFP-I/CFP preparation program.

    Saya kepingin berkarir di KAP (big 4 tentunya) atau di investment banking (sbg analyst), atau di private banking (sbg wealth manager), atau bahkan di hedge fund seperti mas Bahar tapi lebih detail lagi saya lebih condong ke investment/private banking. Jadi, sekarang saya lagi banyak2 cari informasi tentang profesi2 tersebut.

    Saya juga kepingin banget berkarir di luar negri (yg deket2 aja spt s’pore). Memang prestasi akademis saya tidak terlalu bagus (GPA <3) & saya tidak punya cukup dana untuk kuliah di LN tapi saya punya kemauan kuat untuk belajar. Apakah hal ini bisa menjadi modal buat saya ?

    Menurut mas, jalan apa yang harus saya tempuh untuk bisa mencapai cita2 tersebut ? Mohon bantuan & sarannya mas…

    Terima kasih…

  19. Indra Abdurahman berkata:

    Pak Bahar,

    Saya masuk shortlist wawancara untuk MFE NTU. Bisa tolong masukan, pertanyaan2 nya sekitar apa. Apa diharapkan sudah baca buku Hull sampai habis? Mohon dibalas.Terimakasih sebelumnya.

  20. sudiono berkata:

    dear pak,
    jika bisa dibantu, mohon dibantu ilustrasi untuk financial engineering. contoh – contoh kasus aktual yang ada.
    terima kasih sebelumnya.

    salam,

  21. anak sederhana berkata:

    Setahu saya Financial Engineering dalam bahasa awamnya padahal teknik pencucian uang.

    Pengertian mencuci uang disini bukan saja secara dari illegal menjadi legal namun juga bagaimana menciptakan posisi aman agar nilai kekayaan tidak berkurang bahkan dapat bertambah.

    Sederhananya, pada tahun 1998 jika di tabungan kita dalam bentuk mata uang rupiah dibanding dikonversikan ke dalam USD dan tidak perlu dikutak kutik berapa perbedaan nilainya? Apakah keputusan jangka panjang untuk selalu menabung dalam mata uang asing lebih menguntungkan dibanding mata uang rupiah? Bagaimana 10 tahun ke depan dari sekarang? Apakah rupiah akan menguat atau bahkan makin melemah?

    Saran saya masih tetap simpan dalam mata uang asing apakah USD, EURO atau emas dimana rupiah dalam jangka panjang akan tetap melemah.

    Ini cuma contoh sederhana dari financial engineering. Jika lbh canggihnya adalah , bagaimana merencanakan sebuah tax planning atau sistem perpajakan terhadap pendapatan di luar negeri dan dalam negeri agar dibuat sedemikian rupa rendah pajaknya secara legal? Mungkin sedikit abu2 pun tidak apa namun tujuannya adalah agar tidak tersentuh aparat yg tidak penting dan dana dalam jumlah besar masih dapat dikendalikan sesuai pemiliknya?

    inilah buat saya financial engineering yg sebenarnya.

  22. NUS MFE Review berkata:

    Review of NUS MFE for those who plan to take the degree from this institution.

  23. bert berkata:

    Salam kenal mas Bahar dan yang lain…

    Saya sedang berusaha apply untuk menjadi mahasiswa MFE NUS. Apa saja yang perlu saya siapkan?(mungkin ada buku2 khusus yang perlu saya baca?)
    Dan mungkin ada yang bisa kasi informasi tempat kursus matematika (terutama kalkulus, dah lama banget ga pake. Jadi sudah banyak lupa) di daerah jakarta dan tangerang?

    Terima kasih….

  24. annisa berkata:

    kalo financial engineering di nanyang tersedia S1 atau S2 ?? apa duaduanya ada ? thx before..

  25. Danu berkata:

    Kl mau ngambil S2 financial engineering di luar negeri yang bagus itu dmn ya?trus ada program beasiswa ga?

  26. Akhmad Muthosim berkata:

    Saya tidak begitu paham mengenai keuangan, tapi saya tertarik untuk membacanya. Maklumlah, saya adalah lulusan fakultas hukum. Kalau diijinkan saya akan mengambil beberapa tulisan diblog ini untuk dijadikan refesensi tulisan saya dalam blog yang lagi saya buat. Terima kasih….

  27. mira berkata:

    saya kelas 3 Sma,rencana mo ambil s1 FE.
    Pertanyaan saya,FE itu program bachelor or master?
    Thanks.
    mohon dijawab,saya sangat butuh informasi ini.

  28. ihedge berkata:

    biasanya program master. saya belum tahu S1 yg menawarkan Financial Engineering ataupun Computational Finance.

    • juno berkata:

      menarik, saya rencana tahun ini ato tahun depan akan ambil S2 di ICMA, tapi saya sedang cari subject yang lebih mendalam mengenai FE ini, di ICMA pengambilan subject nya terbatas, sepertinya saya ingin mempelajari semuanya ( maruk ya haha) bagaimana dgn Nanyang? saya sempat searching di Europe ada beberapa yang bagus. oh y apa yang membedakan CAIA dengan CFA yg terkenal itu…? kalo tuhan mengizinkan sy ingin ambil s3 selanjutnya ,perlu tidak y? cita 2 ingin buat satu modeling keuangan kelas bawah masuk ke financial market yg terproteksi, selama ini sy cukup skeptik bahwa hanya mereka yang berduit sj yang bisa memperoleh return lebih banyak di financial market ini, yg kaya makin kaya, dan yang miskin tidak pernah bisa survive….hehehe….
      thanks sebelumnya…

      ng

  29. anastha berkata:

    hi! salam kenal!
    saya tertarik buat ambil s2 Financial Engineering, nih. kebetulan skripsi s1 saya tentang Value at Risk, jadi sedikit kebayang lah, apa yang bakal dibahas di financial engineering.
    yang bikin saya agak ragu, kalo mau nerusin di bidang ini, knowledge matematik yang diperlukan (dan digunakan secara ekstensif) apa saja ya? terus terang, saya sedikit lemah di sini, karena background SMA dari IPS dan di univ pun ga ada basic calculus maupun stochastic…

  30. sriyanto berkata:

    mas bahar…boleh kenal lebih lanjut gak….
    sy sering baca tulisan mas….tertaril bgt aku ma makro & fundamental
    skrg..sy kerja di sebuah sekuritas…sambilan kuliah…
    boleh gak mas…minta YM atau FB nya…

    matur suwun sanget..loh mas

  31. Belajar Saham berkata:

    Boleh juga klo ada kursus ini, siapa tahu bermanfaat nanti

  32. ??? berkata:

    pak Bahar,teman ibu saya ada yang bilang di singapore ada kursus untuk persiapan masuk financial engineering..
    itu bener atau ngga?lalu kalau benar..setelah lulus SMA boleh ngga langsung ikut kursus itu?atau harus s1 dahulu?

    • ihedge berkata:

      Kalau kursus persiapan Financial Engineering saya belum pernah dengar, mungkin ada. Program Financial Engineering yang saya ketahui, seperti di NTU dan NUS, adalah program master (S2). Jadi, harus selesai S1 dulu dari jurusan apa saja, tidak mesti berhubungan dengan finance.

      • Bigbang berkata:

        setahu saya, ada kelas persiapan untuk bidang keuangan, komputasi, dan matematika nya. jadi siapkan kocek dalam@..

  33. Investasi Saham berkata:

    Halo, Pak Bahar,

    Salam kenal ya..saya tertarik dengan topik yang bapak bahas di sini. khususnya tentang kuliah s2 jurusan Financial Engineering di Nanyang Business School. Apakah untuk mengambil FE di NTU, ada disediakan program beasiswa atau dapat memperoleh Loan dari bank? Apakah saya boleh meminta ym bapak ? Karena saya ingin bertanya tanya mengenai Financial Engineering tersebut. Saya sendiri adalah seorang yang baru berkecimpung di dunia pasar modal dan saat ini saya memulainya dengan menjadi seorang broker/dealer di sebuah sekuritas di Indonesia. Ke depan mungkin ingin menjadi seorang analis. Karena itu ingin tambah2 ilmu dulu. Saya tertarik karena di FE yang dipelajari tidak hanya tentang Finance, tapi juga programming dan matematika. Kebetulan saya juga sangat menyukai hal2 yang berbau IT. Saya mahir dalam design graphic/interior dan juga pernah belajar programming sedikit, yaitu di VB.net. Saya tertarik dengan dunia pasar modal ini dan memiliki passion yang sangat besar di sini. Kebetulan saya juga lulus S1 ekonomi di bidang akuntansi. Tadinya ingin meniti karir di KAP. Tapi karena sesuatu hal akhirnya skrg ini, masuk ke bidang pasar modal.Karena itu sangat ingin mendalami lebih jauh. Saya telah mengenal transaksi seperti ini dari tahun 2005 dimana saya pertama sekali berkenalan dengan yang namanya Forex. Namun skrg ini saya lebih banyak berkecimpung di Saham/ Stock. Jika tidak berkeberatan, apakah Pak Bahar bersedia melakukan tukar link dengan saya ? web saya di http://www.investasi-saham.com dan jika diizinkan bolehkah saya mengambil tulisan2 bapak untuk di masukkan di web saya? Saya sangat mengharapkan kita bisa lanjut untuk berkomunikasi lebih jauh karena saya ingin juga menanyakan tentang hal2 mengenaik meniti karir di Singapura. Terima kasih

  34. Investasi Saham berkata:

    oh iya, Pak Bahar…
    Apakah bapak pernah mengambil ujian CFA ? Saya juga berencana untuk mengambil ujian CFA level 1 di bulan Juni 2011 tahun depan. Apakah ujian CFA level 1 ini cukup sulit? Jika berkecimpung di dunia pasar modal,apakah memiliki sertifikasi CFA dapat memberikan nilai tambah seperti misalnya dapat memberikan salary yang lebih tinggi? Untuk saat ini, semua ujian sertifikasi lokal, sudah saya lalui semua seperti WPPE (Wajib bagi seorang Broker?Dealer seperti saya), WPEE WMI, dan WAPERD. Oleh karena itu selain CFA, juga berpikir untuk mengambil S2 Finance Engineering di NTU. Salam kenal juga ya bagi para rekan2 profesional yang berkecimpung di pasar modal baik di dalam negeri maupun luar negeri yang sering berdiskusi di blog ini. Saya ini masih tergolong pemula dan masih perlu banyak belajar dari senior2 di sini khususnya dari pemilik web/blog ini. YM saya : pieter_dj_80

  35. Cachan berkata:

    Apakah financial engineering ini sama dengan Actuarial Science?
    dengan 3 core programme : Math, economics, information/IT.

  36. klvn berkata:

    Pak, saya tertarik dgn finance, saya bingung antara manajemen keuangan atau acct
    benernya basic background yang bakal ngedukung finance ato acct ya?
    secara di indo gak ada jurusan acct and finance

  37. apakah ini teknik?sepertinya bukan berkata:

    financial engineering, artinya rekayasa finansial, konotasinya bisa positif dan negatif, dalam rezim/era negera pasca nekolim dgn keharusan memiliki mata uang sendiri, dan ketika hampir semua di perjualbelikan bahkan yg namanya mata uang sendiri serta merajalelanya sistem riba, akan timbul banyak kekacauan, sebenarnya sejarah berulang, termasuk sejarah finansial, rekayasa finansial bisa dilakukan an individu, kelompok, institusi swasta atau negara, bertindak atas kepentingannya masing2, yg hakikatnya adalah perang yg tak nampak, bagi penyelenggara negara yg tdk memahami hakikatnya, akan membiarkan rakyatnya sendiri masuk dalam perencanaan org lain, krn hakikat mata uang saat ini yg berdefinisi rancu sebagai nilai tukar, pemberi nilai, dll, bisa diperjualbelikan dan naik turun sangat fluktuatif, ditambah dengan era informasi yg begitu gencar didukung oleh perkembangan teknologi, alat2 dan infrastrukturnya, ada kemungkinan dibuat menjadi lbh pribadi, artinya uang akan menjadi digital dan memiliki record, pada awalnya mungkin akan dibuat mirip prosedur hidupnya mata uang fisik skrg ini. USA sudah beberapa kali melakukan kalibrasi mata uangnya setelah era pd 2 dimana kapasitas industrinya luar biasa masif dan menjadi trend dan memenuhi hampir seluruh permintaan dunia terutama di negara2 sekutunya, setelah era jatuhnya soviet, ancaman secara ekonomi adalah muncul dari jepang, tetapi krn jepang adalah sekutu baru dan bisa ditekan secara halus akhirnya, masalah usa selesai, tapi bgm dgn RRC saat ini, karakternya berbeda bukan? lalu bgm dgn rusia? apalagi ketika dunia lbh membutuhkan keseimbangan global dan lebih menginginkan distribusi kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan yg merata? jadi ada berapa laporan perusahaan yg harus kita buat?

  38. anak_indo berkata:

    sorry, kemaren emosional bales komennya, komen ini dan komen saya sebelumnya dihapus aja.
    karena gak konstruktif juga. typo di bagian atas (komen saya sblmnya), harusnya komen bukan konten.
    keep up the good work ihedge!

  39. ipwawikrd berkata:

    buat yang udah pernah dapet beasiswa s1 di ntu share dong infonya…

  40. fzabady berkata:

    Betul, Financial Engineering adalah Rekayasa Financial, secara definitif dapat dijabarkan sebagai berikut : ” Serangkaian usaha penilaian, pengamatan dan penelitian dengan mengumpulkan seluruh informasi finansial dan non finansial untuk tercapainya kinerja finansial yang diharapkan”.
    Ruang Lingkup Rekayasa Finansial lebih bersifat Mikro Finansial, dan Tujuan dari Rekayasa Finansial adalah meningkatkan peforma finansial sebuah perusahaan, secara awam dapat dikatan membuat perusahaan rugi menjadi untung tanpa harus bertentangan dengan Hukum dan Regulasi yang berlaku secara umum, atau membuat perusahaan sakit menjadi sehat. Master Praktisi di Indonesia salah satunya adalah Tanri Abeng. Anyway, Rekayasa Finansial tidak melulu berbicara tentan Financial, walau General Platformnya adalah Financial, tetapi dalam rekayasa Financial mempertimbangkan seluruh aspek yang terlibat seperti Operasi, Teknik, Hukum, dll. Selamat mencoba.

  41. Joe Hartanto dan Cipto Junaedy berkata:

    Financial engineering itu goreng rekening..

  42. seorangpekerja berkata:

    Salam kenal,

    Apakah di Indonesia sekarang sudah ada universitas atau lembaga yang mengajarkan financial engineering?

    Terima kasih

  43. daniel berkata:

    of course like your web site however you have to check the spelling
    on quite a few of your posts. A number of
    them are rife with spelling issues and I to find it very troublesome to inform the reality nevertheless I’ll definitely come again again.

  44. I don’t even know how I ended up here, but I thought this post was great. I do not know who you are but certainly you’re going to
    a famous blogger if you are not already ;) Cheers!

  45. Whitney berkata:

    I do not know whether it’s just me or if everyone else encountering problems with your blog. It looks like some of the written text within your posts are running off the screen. Can someone else please provide feedback and let me know if this is happening to them too? This may be a issue with my internet browser because I’ve
    had this happen previously. Thank you

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s