Pengaruh Naiknya Volatilitas Terhadap the Greeks.
Postingan ini adalah respons dari pertanyaan seorang teman. Akhirnya setelah absen ngeblog beberapa minggu, terpanggil untuk kembali juga.
The Greeks adalah berbagai ukuran sensitivitas nilai kontrak opsi bila beberapa faktor berubah. Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel saya tentang the Greeks: “The Greeks: Yang mempengaruhi nilai Options”.
Apa yang terjadi terhadap the Greeks pada European Call Options (Kontrak Opsi Call Model Eropa) jika tingkat volatilitas meningkat seperti akhir-akhir ini? Tiada jawaban yang lebih mudah diterima kecuali melihat ilustrasi di bawah ini:
1. Bila Kontrak Opsi dilandaskan pada aset yang tidak berdividen (tidak menghasilkan) dalam masa hidup kontrak Opsi.
Bisa kita lihat bahwa bila volatilitas naik maka Delta naik, Gamma turun tapi melambat, Vega turun dan mempercepat, Theta turun (semakin negatif), Rho turun (semakin negatif).
2. Bila Kontrak Opsi dilandaskan pada aset yang berdividen dalam tempo hidup kontrak Opsi.
Bisa kita lihat bahwa bila volatilitas naik maka Delta akan turun dulu kemudian setelah mencapai titik tertentu kemudian naik, Gamma turun tapi melambat, Vega naik tapi setelah mencapai suatu titik akan naik, Theta turun (semakin negatif), Rho turun (semakin negatif).
Asumsi: Harga underlying asset $25, strike price $25, Masa jatuh tempo 3 bulan, suku bunga 5% per tahun, dividen 4% per tahun.


Thanks for the analysis bro!
Wahh …pusing aku, Bahar. Belajar option hanya di kuliahan aja, dan begitu lulus mata pelajaran tsb jadi lupa. Juga, karena di Bank BUMN, masalah option memang dibatasi…entah di Bank swasta atau asing.
Tapi kalau option untuk beli saham, saya tahu…hehehe, yang terkait diri sendiri tahu ya.
Btw, thanks artikelnya, untuk mengingatkanku kembali…..terlalu lama nggak baca masalah seperti ini.
bung iHedge, masalahnya sigma itu tergantung historical data dan time horizon. tiap orang bisa punya pilihan sigma masing2.
sigma yang dimaksud di sini adalah implied volatility, bukan historical volatility. Tapi ada masalah baru: yaitu implied volatility tergantung model yang dipakai.
tapi menurut Hull implied volatility ga reliable krn mengikuti market ’s opinion/view thd volatility suatu saham.