Blog TimelySetup

Buat yang tertarik untuk investasi di pasar modal US, bisa ikuti blog TimelySetup. Di situ, penulis menawar metode market timing-nya dan setup screening nya.

Cheers.

Dipublikasi di TANYA KEMBALI | 13 Komentar

Systemic Risks & Bank Century

Konsep systemic risks, sependek pengetahuan saya, belum betul2 dimengerti mekanismenya dan bagaimana cara mengukurnya. Resiko sistemik terjadi bila jatuhnya suatu institusi mengakibatkan efek beruntun jatuhnya berbagai institusi lain. Yang jelas, resiko ini ada dan kian hari semakin besar. Hal ini terjadi sebagai efek samping dari sistem pasar yang terbuka seperti sekarang ini sehingga kepemilikan aset dan kewajiban bisa tersebar di mana-mana dan sistem informasi yang canggih sehingga informasi bisa menyebar ke mana-mana dengan cepat.

Kita cuma bisa mengira-ira apakah akan ada kegagalan beruntun atau tidak. Ada banyak hal yang meningkatkan kemungkin terjadinya efek beruntun ini. Pertanyaan yang relevan misalnya: siapakah orang2/institusi2 lain yang akan rugi jika institusi tersebut jatuh, seberapa kuatkah kondisi finansial orang2/institusi2 tersebut, apakah orang2/institusi2 tersebut memiliki kewajiban ke pihak2 lain dan begitu seterusnya.. . Penting juga untuk menilai bagaimana reaksi publik terhadap munculnya berita bahwa suatu institusi akan jatuh (misalnya rush)… Penting juga untuk mengetahui reaksi pasar atas keputusan pemerintah. Biar bagaimanapun, anjloknya pasar saham ataupun rupiah akan menambah kepanikan publik. Tentu banyak pertanyaan lain yang juga relevan dan saya tidak tahu. Berbagai pertanyaan ini sulit dijawab tanpa data2 yang bagus. Dengan data yang baguspun, tidak mudah untuk mengukur potensi resiko sistemik ini.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di INDONESIA | 18 Komentar

Renungan Tahun Baru 2010

Berikut adalah tulisan menarik dari Stockbee tentang proses perubahan “orbital”. Mohon maaf sebelumnya bila ada bagian yang kurang berkenan. Menurut saya isinya cukup menarik untuk dicermati.

Aim for orbital change in 2010

Making real progress in life or trading is like a orbit jumping process. Your task is to jump from lower orbit level to next higher orbit level in terms of understanding of markets, trading method, your own self efficacy belief, and your profit levels. Certain amount of energy and  effort is required to jump from one level to the next. “Orbital changes” are changes which push you in to next level of orbit in terms of success or competency. These are very significant changes, requiring changing major set of beliefs and assumptions and freezing that new change and belief.

When the shuttle is launched 80 to 90% or more of the fuel is spent in the lift off stage in first few minutes. Same way if you want to jump orbits, you need significant effort at beginning. Small progress is easy. Significant progress is difficult. If you want dramatic change in your life or trading , you need to change your current set of beliefs, assumptions and world view dramatically. That is what most people at beginning of new year want to do , so they make resolution. Resolution is intention, but to achieve the intention something inside your mind has to change. If you want orbital change in your life then not just one or 10 things need to change but 1000’s of things need to change.

Mental Model

Mental models are deeply held mental images, beliefs, and assumptions. The mental models play a very important role in dealing with world around us. We interpret the world according to our mental models. Mental models are coping mechanism for the complexity around us. So we simplify the world around us and form certain beliefs and assumptions about the world. This creates our own inner world. Our own interpretation of how the world works. That reality we create is based on “assumptions and beliefs”, it is not necessarily based on logic or scientific fact.

Two people with different mental models react and interpret same data and same situations differently. Mental models include what a person thinks is true but not necessarily what is actually true.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di FILOSOFI INVEST. | 5 Komentar

Hedge Funds Sumber Masalah?

“Pertanyaan saya adalah apakah hedge funds itu baik untuk ekonomi suatu negara atau ekonomi dunia secara keseluruhan?

Saya melihat sisi positif dari keberadaan hedge funds adalah membantu meningkatkan efisiensi karena menghilangkan mispricing di pasar, disamping memperkaya investors dan fund managers-nya tentunya. Tp koq sepertinya ada hal2 negatif yg muncul dari keberadaannya, misalnya bubbles di real estates dan, kemungkinan, di komoditas. Mungkin bukan sepenuhnya salah hedge funds, tp nature-nya yg sangat spekulatif dan ditambah dengan leverage yg umumnya berlipat ganda, sepertinya hedge funds turut berperan menciptakan bubbles tersebut. Masalahnya dampak dari bubbles tersebut dirasakan oleh banyak orang.

Kembali ke pertanyaan saya, apakah keberadaan hedge funds membantu meningkatkan GDP (i.e. kemakmuran) suatu negara? Akankah lebih baik jika dana kelolaan yg sangat besar tersebut diinvestasikan ke real sectors sehingga bs membantu perekonomian?”

Hedge funds adalah salah satu bagian dari asset management industry yang terdiri dari mutual funds, private equity funds, hedge funds, dll. Hedge funds lebih aktif dalam mencari investment opportunities.

Asset management industry memiliki fungsi krusial dalam penyaluran dana publik ke investasi yang produktif melalui transaksi di pasar sekunder.

Aktivitas mereka memiliki peran penting dalam sistem pasar modal. Mereka memfasilitasi price discovery dan memberikan sinyal-sinyal pasar ke society yang sejalan dengan motif mereka yang profit oriented. Motif ini, tentu saja sama dengan motif semua industri di sistem ekonomi kapitalisme.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di HEDGE FUNDS, TANYA KEMBALI | 8 Komentar

Menilik Mekanisme Krisis Keuangan

Dalam kondisi krisis keuangan, kredit, dan ekonomi yang sedang melanda dunia saat ini, ada baiknya kita melihat kembali sebab dan mekanisme timbulnya krisis keuangan yang sudah berulang-ulang melanda berbagai ekonomi dunia.

Artikel-artikel lain dalam tag KRISIS di blog ini sudah mencoba melihat krisis di US dari berbagai segi: mulai dari pembahasan subprime mortgage default, sampai dengan pembahasan mengenai sistem finansial dunia sebagai suatu sistem kompleks yand adaptive. Kali ini, saya mencoba melihatnya dari segi potensi ketidakstabilan sistem keuangan karena terhambatnya peran institusi keuangan sebagai penengah (intermediary) antara pihak yang berlebihan modal dan pihak yang memiliki kesempatan investasi yang baik dari kacamata ekonomi.

Krisis ini terjadi bukan hanya di negara-negara berkembang tetapi juga di negara-negara yang secara ekonomi lebih maju. Sebut saja krisis ekonomi dan perbankan Asia mulai tahun 1997,  krisis savings and loans (simpan pinjam) di Amerika Serikat tahun 1980s, krisis finansial di Chili mulai tahun 1982, di Meksiko tahun 1994, dan Argentina tahun 1999, krisis perbankan di Islandia 2008, krisis ekonomi AS di awal tahun 1930an, krisis keuangan di Inggris tahun 1992, Jepang tahun 1989, dll.

Pertanyaannya, apakah benang merah yang dimiliki dari semua krisis di atas? Dan bagaimana prosesnya?

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di KRISIS | 10 Komentar

Finale dari Victor Niederhoffer

Tulisan di bawah ini adalah dari Victor Niederhoffer, dalam bukunya yang sangat saya rekomendasikan: “The education of a speculator”. Mari kita renungkan dalam-dalam.

Take account of ecology. Where does the other side live? What does he eat? Does he respond best to slow or fast lures? Always consider the rhythms. Try to synchronize your activities with how fast or slow the currents are moving.

Everything is hooked together. To get good results, pay attention to language, science, economics, literature, religion, and art. Remember Hamlet, “A man may fish with the worm that hath eat of a king and eat of the fish that hath fed of that worm.

If you must know how good you are, enter a contest or tournament, but remember that completely different techniques are appropriate here from those that win in the normal day-to-day fray. The winner of a contest has nothing to lose and therefore takes much more risk than would be appropriate for you of I even to consider in the usual course of events.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di FILOSOFI INVEST. | 6 Komentar

Limited by Imagination

“PS: As you persist on your pursuit of excellence, I believe your achievement[s] is only limited by imagination.”

Kalimat di atas akan saya ingat untuk waktu yang lamaaa..

Dipublikasi di PERSONAL | 5 Komentar