Jangan melakukan Trading dalam 30 menit pertama?

Saya sering mendengar ungkapan seperti “Jangan melakukan Trading dalam 30 menit pertama?” Mengapa muncul anjuran seperti itu? Haruskah?

Chart di bawah ini (klik untuk memperbesar) menunjukan rasio dari besarnya perubahan harga dalam kurun waktu 5 menit yang diambil berdasarkan beberapa ratus saham di AS.

5 mins range

Sumbu X menunjukkan 5 menit ke… (1,2,3,…,dst). Sumbu Y menunjukkan (hitam => median, biru => 75 percentile, merah => 25 percentile) rasio dari besarnya perubahan harga maksimal (max – min = range) di 5 menit tersebut dibanding 5 menit pertama.

Contoh: dalam 5 menit ke-20 (menit ke-96 sampai menit ke-100 dari pembukaan), median = 0.3. Artinya, besarnya perubahan harga maksimal (range) dari menit ke-96 sampai menit ke-100 kira-kira 30% daripada besarnya perubahan harga maksimal dari menit ke-1 sampai menit ke-5.

Menit-menit pertama merupakan saat-saat dimana harga berubah dengan sangat cepat sehingga range-nya pun relatif sangat besar. Dalam menit-menit pertama, harga bisa saja naik tajam lalu tiba-tiba turun tajam. Setelah beberapa menit pertama, besarnya gonjang ganjing harga akan menyurut drastis dan membesar lagi sewaktu jam trading akan tutup.

So, haruskah trading 30 menit pertama? Itu tergantung strategi Anda! Kalau memang suka gonjang-ganjingnya harga, mungkin 30 menit (mungkin 10 menit) pertama adalah yang paling menarik, demikian juga beberapa menit terakhir. Kalau dilihat risks-reward-nya, menurut saya, menit-menit pertama kurang bagus.

PS: median = nilai tengah, 75 percentile = nilai 75% dari bawah, 25 percentile = nilai 25% dari bawah. Contoh deret 1,4,2,3,5 => median = 3, 25 percentile = 2, 75 percentile = 4.

* Yang lg lumayan free karena libur.

Pos ini dipublikasikan di Market Timing. Tandai permalink.

5 Balasan ke Jangan melakukan Trading dalam 30 menit pertama?

  1. edratna berkata:

    Kalau diamati memang benar, sering saya mau jual saham karena pagi2 lihat harga lumayan. Ehh mau tilpon, ternyata udah turun…sedang kalau siang saham harganya naik terus…Nahh pengin dapat harga lebih baik, jadi ditahan lagi…akhirnya…nothing…ga ngapa2in. Dasar nggak bakat.

    (Padahal sahamnya cuma sedikit, dan karena MSOP)

  2. ihedge berkata:

    Biasanya sih aktivitas trading memang terkonsentrasi di beberapa menit pertama dan beberapa menit terakhir, kecuali untuk beberapa saham yang sangat likuid.

    Kadang-kadang psikologi kita malah menghambat kegiatan trading. Kalau pakai mesin mungkin lebih konsisten.

  3. Poltak Hotradero berkata:

    Ah ternyata market Amerika dan Indonesia hampir mirip rule-nya.

    Selama ini saya pun tidak pernah dan tidak pernah menganjurkan seseorang untuk mengambil posisi (entah beli atau jual) pada 30 menit pertama. (Kalau di Bursa Efek Jakarta itu berarti antara jam 9.30 sampai jam 10.00).

    (Tentu saja ada pengecualian : yaitu kalau anda berada langsung di floor atau di terminal remote trading – karena tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkan kecepatan floor).

    Untuk kasus BEJ – pada 30 menit tersebut – volatilitas harga menjadi tinggi semata-mata karena arus order beli / jual tidak sepadan dengan volume order yang terbentuk. Biasanya arah market baru akan terlihat jelas menjelang pukul 10. Buat saya sih, arah adalah aspek yang lebih penting ketimbang kecepatan…

  4. Fuad Muftie berkata:

    Kalau di toko saya semakin lama pembeli bertahan di toko, semakin banyak barang barang kami yang laku alias diborong, he.. he.. he…

    FM

  5. tukang ketik berkata:

    Menurut saya, kalau trading pas open market.

    anyway, blognya paten!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s