Reksa Dana Terstruktur

Artikel ini adalah sumbangan dari RVer (Relative Value Seeker).

Reksa Dana Terstruktur, sebagai salah satu diversifikasi portofolio, dapat digunakan untuk meningkatkan imbal hasil dan memberikan berbagai macam proteksi modal. Bapepam membagi Reksa Dana Terstruktur menjadi Reksa Dana Terporteksi, Reksa Dana Dengan Penjaminan dan Reksa Dana Indeks. Maraknya Reksa Dana Terproteksi memberikan banyak alternatif baru bagi para investor di Indonesia.

Salah satu alat investasi

Reksa Dana Terstruktur (Structured Fund) adalah salah satu alat investasi yang memiliki sifat seperti obligasi (pendapatan tetap dan memberikan proteksi pokok investasi) dan saham atau asset lainnya yang memberikan tingkat imbal hasil lebih besar daripada obligasi, tetapi dengan tingkat risiko lebih tinggi. Contoh dari Reksa Dana Terstruktur yang ada di Indonesia dan dijual oleh banyak perusahaan manager investasi sekarang ini adalah Reksa Dana Terproteksi (Protected Fund).

Kebanyakan dari Reksa Dana Terproteksi yang ada di Indonesia telah menggunakan struktur aset yang diturunkan dari obligasi dan saham, sehingga sering disalah-katakan sebagai Reksa Dana Campuran. Dalam Reksa Dana Terproteksi, manager investasi tidak melakukan banyak transaksi seperti halnya Reksa Dana Pendapatan Tetap, Saham dan Campuran, mereka hanya melakukan transaksi pada waktu penerbitan, penutupan (jatuh tempo) dan apabila ada pencairan dana dalam waktu yang telah ditentukan.

Karakter dari Reksa Dana Terstruktur (jatuh tempo, aset, redemption window atau jendela pencairan dana dan perhitungan imbal hasil) sudah ditentukan sewaktu penerbitan dan dibuat sedemikian rupa untuk tidak berubah sepanjang umur investasi. Investor hanya dapat menempatkan dananya pada masa penawaran (book-building) dan dapat mencairkan dana pada waktu yang telah ditetapkan, seperti setiap 1 bulan, 3 bulan ataupun tidak ada jendela pencairan dana.

Apa yang membedakan?

Pada awalnya di Amerika Serikat, Reksa Dana Terstruktur dibuat untuk investor yang lebih mengenal pasar modal sehingga disalurkan kepada investor kaya (high net worth investor). Namun demikian, Reksa Dana Terstruktur telah merambak ke investor retail sejak tahun 1980.

Reksa Dana Terstruktur sebetulnya diterbitkan untuk memberikan akses kepada investor retail ke pasar yang tidak mudah dijangkau seperti komoditas ataupun suatu indeks di negara berkembang. Begitu pula untuk investor di Indonesia, berbagai macam Reksa Dana Terproteksi yang telah hadir menawarkan akses ke bursa-bursa di pasar modal global yang banyak analis bilang memiliki potential untung yang lebih besar daripada pasar domestik.

Dikarenakan jenisnya yang memberikan proteksi modal, investor mengunakan Reksa Dana Terproteksi untuk menghilangkan risiko pasar (fluktuasi harga). Beda halnya dengan Reksa Dana Saham yang memiliki risiko lebih tinggi maupun Reksa Dana
Pendapatan Tetap yang tidak memberikan proteksi modal.

Tetap masih ada risiko

Seperti layaknya membeli instrumen investasi di pasar modal, Reksa Dana Terproteksi masih memiliki faktor risiko yang tidak bisa dieliminasi secara tuntas.

Walaupun memberikan proteksi modal, namun pengelola Reksa Dana masih menempatkan dana ke dalam instrumen yang memiliki risiko kredit. Biasanya aset yang digunakan untuk dijadikan mekanisme proteksi modal adalah Surat Utang Negara, sehingga dianggap bebas risiko kredit.

Reksa Dana Terstruktur dapat dicairkan pada waktu yang telah ditentukan, namun investor harus menerima risiko pasar. Dalam hal proteksi modal, investor akan mendapatkan mekanisme ini apabila menyimpan dananya sampai dengan umur Reksa Dana tersebut.

Pos ini dipublikasikan di DERIVATIF, INDONESIA. Tandai permalink.

14 Balasan ke Reksa Dana Terstruktur

  1. ihedge berkata:

    prinsip saya, semakin banyak alat investasi yang tersedia di Indonesia, semakin bagus. Yang jadi masalah adalah mengenalkan alat-alat ini kepada masyarakat/investor di Indonesia agar mereka bisa memahaminya dan bisa menggunakannya dengan bijak.

    makasih udah sharing RVer.

  2. invest tool berkata:

    apakah anda sudah mencobanya sendiri ? bila sudah, bagaimana hasilnya ?

  3. RVer berkata:

    invest in one of them…i intend to keep it till maturity. Reksa Dana Terstrukturnya linked dengan performance dari HSCEI..so far so good. i chose this HSCEI because the story of beijing olympic and potential consistent strong growth in china.

  4. Arya Hidayat berkata:

    Di Pekanbaru, agen penjual reksadana setahu saya 1. Bank Mandiri
    2. Trimegah sekuritas
    3. BNI Sekuritas

    tapi belum pernah tahu nih produk yg linked ke HSCEI, bisa dijelaskan lebih lanjut ?? sekalian berapa NAB awal tahun 2007, highest 2007, dan posisi terakhir NAB…

    thank’s

  5. RVer berkata:

    Biasanya yang udah banyak nerbit-in RD Terstruktur adalah manager investasi asing yang ada di Indonesia. Untuk yang linked ke HSCEI sewaktu saya masukin adalah Fortis Investment Management Indonesia. http://www.fortisinvestments.co.id.

    Untuk yang local ada yang linked ke HSCEI seperti Mahanusa. Tetapi produk ini di link-kan ke insurance dengan Allianz. 5-year produk, u get insurance and the performance of HSCEI.

    Untuk NAB, saya ngga terlalu track perkembangan harian karena ini lebih ke RD yang akan disimpan sampai dengan maturity. mungkin bisa di check ke bapepam.go.id di bagian e-reksadana untuk perkembagan harian atau koran bisnis indonesia.

  6. Arya Hidayat berkata:

    Agen penjual fortis di Pekanbaru ada di Bank Commonwealth, o iya RD nya disimpen sampai maturity, jadi perhatian kita terhadap NAB berjalan jadi gak terlalu penting, mirip2 investasi di ORI kalo gitu ya, beda risk and return karena beda underlying assetnya.

  7. RVer berkata:

    kalau ORI sebenarnya bisa di jual kapan aja karena agen ORI akan setiap waktu memberikan kuotasi harga dua sisi.

    kalau RD terstruktur memang akan memiliki fitur proteksi-nya apabila disimpan sampai dengan maturity. namun, misalnya, apabila market bull up atau naik terus dari inception (investasi awal), dan kita mencairkan dananya, sudah pasti unit price akan meningkat dan kita sudah bisa mengantongi untung..

  8. reksa berkata:

    agak out of topic nih…
    menurut mas bagaimana dengan kondisi pasar sekarang yang sedang koreksi akibat krisis subprime mortgage loan di AS. Apakah sifatnya temporer atau apakah ini permulaan dari sebuah krisis yang lebih dalam lagi?

  9. ihedge berkata:

    It’s a billion dollar question.

    Sejujurnya, sulit untuk mengatakan apakah koreksi ini akan berkembang lebih dalam lagi. Lebih sulit lagi mengatakan kapan dan di level berapa akan berbalik. I think it’s not temporary.

    Cuma, saya TIDAK akan mengambil expsoure positive di saat-saat seperti ini. It CAN get a LOT worse. Terutama buat emerging market seperti Indonesia. Saat2 seperti ini adalah saatnya mengurangi resiko.

    Hindari hal2 yang berhubungan dengan finansial, home building, steel, coal, newspapers. Klo masih mau ngotot ngambil exposure positive, mungkin lebih ke defensive stocks macam utilities, health, medical, etc.

  10. RVer berkata:

    Market is getting uglier and uglier.

    FYI, today is a deadline for people to redeem money for hedge funds if they want to get out by end Q3 (there is a 45-day notice period) hence we are seeing people starting to pull out. EM is finally getting hit with talk fund of funds are starting to redeem.

    I don’t know about the real money guys. There is a big chance that redemption will be faced by real money guys too.

    yields on local idr bonds up by 20-30bps across the curve. CB came in to buy but didn’t help much. flows: seller foreign banks (heard some novation among foreign bankers…hahha), buyers local banks la..including BI.

    jci seems to get hit as well, -6.44%…wow.. BMRI below 3000, INCO 47,800 (nice, losing 7.9%), TLKM down 700. my personal call is a good time to buy fundamentally good stocks.

    locally, i still like indonesian fundamental (i am a bull guy la…still an indonesian who loves my country well…hahaha)..low inflation, low rates but lagging growth. micro side shows the least growth..but it will pick up. consumer demand will grow in a good manner and CB credibility is good enough to calm inflation.

  11. ihedge berkata:

    naah… redemptions itu yang sering membuat koreksi makin parah… jadi self-fulfilling.

    Hari ini JCI got hit… but i won’t jump in to buy into JCI stocks yet. Ada tempat lain yang gak terlalu bearish kok. Ya… you are a nationalistic bull guy… Hahahaha…

    Tau nggak kalau ada riset yang mengatakan tentang Home Country Bias, maksudnya sebagian besar investor memilih untuk invest di negaranya sendiri walaupun dia bisa invest di tempat lain…

    Btw, tentang kredibiliti BI, gw juga setuju sih.😀 Finally we got credible economic teams..

  12. Forum Reksadana berkata:

    Artikel yang sangat menarik.

    Oh ya, saya juga mohon ijin untuk numpang memperkenalkan forum baru yang didedikasikan khusus membahas tentang reksadana di http://forumreksadana.com

    Semoga informasi ini dapat membantu perkembangan reksadana di tanah air.

    Terima kasih.

  13. I’m curious to find out what blog system you happen to be using? I’m experiencing some small security problems with my latest website and I would like to find something more secure. Do you have any suggestions?

  14. Howdy! This blog post could not be written any better! Looking at this article
    reminds me of my previous roommate! He always kept preaching about this.
    I most certainly will send this post to him. Pretty sure he’s going to have a very good read. Thanks for sharing!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s